Alexandra Eala membutuhkan sedikit waktu untuk sepenuhnya memahami perjalanannya di Miami Open musim 2025 dan bahkan saat itu semuanya terasa tidak nyata bagi sang petenis.
2025-04-01 09:35:23 By Odegaard

Rasanya tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa perjalanan petenis berkebangsaan Filipina di Miami Open musim ini merupakan definisi dari kisah dongeng dan penuh mimpi.
Setelah mendapatkan wildcard untuk debut di turnamen WTA level 1000, Miami Open, petenis berusia 19 tahun secara mengejutkan mampu menundukkan tiga juara Grand Slam, yaitu juara French Open musim 2017, Jelena Ostapenko; juara Australian Open musim 2025, Madison Keys; dan petenis yang telah mengantongi lima gelar Grand Slam, Iga Swiatek. Setelah secara mengejutkan mampu melenggang ke semifinal di Miami, ia juga menjadi petenis berkebangsaan Filipina pertama yang lolos ke semifinal turnamen WTA level 1000 sekaligus menjadi petenis pertama dari negaranya yang menembus peringkat 100 besar.
Petenis yang mengawali Miami Open dengan menghuni peringkat 140 dunia menantang petenis tuan rumah, Jessica Pegula dan sudah begitu dekat untuk lolos ke final Miami Open sebelum akhirnya kalah dengan tiga set.
“Wow, @miamiopen musim ini telah membuat saya tidak bisa berkata-kata dan dipenuhi begitu banyak emosi, sebagian besar kebanggaan dan rasa syukur. Saya merasa bangga dengan diri saya sendiri untuk mendorong diri saya agar bisa melalui momen-momen menantang, juga bisa membuat pernyataan bagi Filipina di salah satu panggung terbesar dunia tenis. Lebih jauh, saya merasa bersyukur untuk semua hal positif yang mendatangi saya dan saya berdoa agar anda semua tetap mengirimkan dukungan melalui suka dan duka,” tulis Eala melalui Instagram.
Sedang Tayang






🔥 Populer

























