Dua mantan petenis peringkat 10 dunia, Maria Sakkari dan Sofia Kenin mengawali musim clay-court dengan memetik kemenangan pertama di Charleston Open musim 2025.

2025-04-02 17:40:39 By Odegaard

Petenis berkebangsaan Yunani tampil impresif ketika mengalahkan petenis berkebangsaan Kanada, Marina Stakusic dengan 6-3, 6-2 di babak pertama Charleston Open.

 

Petenis berkebangsaan Yunani berharap bisa menemukan performa terbaik di salah satu tempat perburuan favoritnya. Tampil untuk kali keempat di Charleston, ia mengincar untuk membangun momentum dengan dimulainya musim clay-court. Saat ini pada musim lalu, ia tampil sebagai petenis unggulan ketiga di Charleston sekaligus menghuni peringkat 7 dunia dan lolos ke semifinal sebelum kalah dari sang juara, Danielle Rose Collins.

 

Kini menghuni peringkat 64 dunia setelah mengalami cedera bahu menuju akhir musim 2024 setelah US Open dan dengan mencatatkan 6-11 pada musim ini, petenis berkebangsaan Yunani berharap bisa menggunakan turnamen di Charleston sebagai batu loncatan untuk sisa musim ini. Ia juga lolos ke perempatfinal di Charleston musim 2019.

 

Namun, ia menghadapi sedikit kendala ketika menghadapi petenis berusia 19 tahun, Stakusic setelah ia mengawali pertandingan dengan 0-3, 0/30. Tetapi setelah itu, ia menyambar tujuh game secara beruntun dalam perjalanan membukukan laga babak kedua melawan petenis unggulan ketiga, Zheng Qinwen.

 

“Saya merasa sagnat gembira bahwa meskipun saya tertinggal dengan peluang break di set pertama, saya mampu membalikkan keadaan,” ungkap Sakkari.